Eksploitasi ikan......

Eksploitasi Ikan Melewati Ambang Batas
Permen DKP No 5 Tahun 2008 Harus
Dicabut



14 Juli 2009

Jakarta, CyberNews. Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) menuntut
pemerintah untuk mencabut Peraturan menteri DKP No 5 Tahun 2008 Tentang
Usaha Perikanan Tangkap. Permen ini dinilai akan menimbulkan terjadinya full
exploitation atau eksploitasi ikan melebihi ambang batas.

Seperti diketahui, Permen ini memungkinkan pemerintah memberikan izin usaha
perikanan dengan konsesi selama 30 tahun kepada swasta, lokal dan asing.

Koordinator Kampanye dan Program KIARA Abdul Halim menilai Permen ini
bertentangan dengan semangat desentralisasi pengelolaan sumber daya alam,
prinsip-prinsip keberlanjutan, dan keadilan perikanan. "Tidak tercapainya
kuota yang ingin dicapai DKP mendorong DKP untuk mengeksploitasi sumber daya
perikanan jauh lebih besar, sekalipun harus melibatkan pihak asing," kata
Halim.

Padahal, kata Halim, dalam laporan Komisi Nasional Pengkajian SUmber Daya
Ikan (2006) disebutkan bahwa hampir seluruh perairan Indonesia telah
mengalami tingkat eskploitasi sumber daya perikanan yang melebihi ambang
batas (full exploitation) dan berlebih (over exploitation) .

"Dasar pemikiran lahirnya permen ini tidak kuat, baik secar ilmiah maupun
dalam merespon kondisi lapangan. Industrialisasi kawasan perikanan yang
diamanatkan Permen tersebut justru akan memperburuk situasi perikanan yang
berada pada posisi genting," ungkap Halim

Sumber:
http://suaramerdeka .com/v1/index. php/read/ news/2009/ 07/14/32597/ Permen.DKP. No.5.Tahun. 2008.Harus. Dicabut

Pemikiran tentang :

0 Tanggapan Teman ?:

Poskan Komentar

About Me

Foto saya
I'll Becoming a good Profesional Worker,Student, and adventurer

Timeliness....

The Calender

Search Your Think.....

Memuat...

Yahoo News: Top Stories

Forecast Weather

Crude Oil Prices

Rupiah Exchange Rates ( IDR )

Translate Our Language....

Arsip Blog

Rush hour Blog

Fight To our Earth....Go green

Brighter Planet's 350 Challenge
NonCommercial,Nonprofit. Diberdayakan oleh Blogger.